Panduan Lengkap Instalasi Wordpress dan Mengduplicate Website Wordpress ke Debian 12 Server

Panduan Lengkap Instalasi Wordpress dan Mengduplicate Website Wordpress ke Debian 12 Server

Ditulis oleh : Fatih Athaillah Nugroho

https://radnet-digital.id/


Pendahuluan

WordPress adalah salah satu CMS (Content Management System) paling populer di dunia untuk membangun website atau blog. Panduan ini akan menunjukkan cara menginstal WordPress di server dengan Debian 12 menggunakan Command Line Interface (CLI).


Prasyarat

Sebelum memulai instalasi, pastikan Anda memiliki:

  1. Server dengan Debian 12.

  2. Akses root atau pengguna dengan hak sudo.

  3. Domain/IP Dynamis yang diarahkan ke server Anda (opsional jika ingin mengakses WordPress melalui domain).

Langkah-Langkah Instalasi

1. Update Sistem

Pastikan semua paket pada sistem Anda diperbarui.

sudo apt update && sudo apt upgrade -y

2. Instal LAMP Stack

LAMP (Linux, Apache, MySQL/MariaDB, PHP) diperlukan untuk menjalankan WordPress.

a. Instal Apache
sudo apt install apache2 -y

Aktifkan dan pastikan Apache berjalan:

sudo systemctl enable apache2
sudo systemctl start apache2
b. Instal MariaDB
sudo apt install mariadb-server -y

Amankan instalasi MariaDB:

sudo mysql_secure_installation

Ikuti instruksi untuk mengatur kata sandi root database dan konfigurasi keamanan lainnya.

c. Instal PHP

Instal PHP dan ekstensi yang diperlukan:

sudo apt install php libapache2-mod-php php-mysql php-curl php-gd php-mbstring php-xml php-xmlrpc php-soap php-intl php-zip -y

3. Konfigurasi Database untuk WordPress

Masuk ke MariaDB:

sudo mysql -u root -p

Buat database dan user untuk WordPress:

CREATE DATABASE wordpress;
CREATE USER 'wp_user'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password_anda';
GRANT ALL PRIVILEGES ON wordpress.* TO 'wp_user'@'localhost';
FLUSH PRIVILEGES;
EXIT;

Catatan: Ganti password_anda dengan kata sandi yang kuat.

4. Unduh dan Pasang WordPress

a. Unduh WordPress

Pindah ke direktori web:

cd /var/www/html

Unduh WordPress:

sudo wget https://wordpress.org/latest.tar.gz

Ekstrak file:

sudo tar -xvzf latest.tar.gz

Pindahkan file WordPress ke direktori root web:

sudo mv wordpress/* .

Hapus file yang tidak diperlukan:

sudo rm -rf wordpress latest.tar.gz
b. Atur Izin Folder

Ubah kepemilikan direktori ke user dan grup Apache:

sudo chown -R www-data:www-data /var/www/html

Ubah izin folder:

sudo chmod -R 755 /var/www/html

5. Konfigurasi Apache untuk WordPress

Buat file konfigurasi virtual host untuk WordPress:

sudo nano /etc/apache2/sites-available/wordpress.conf

Tambahkan konfigurasi berikut:

<VirtualHost *:80>
    ServerAdmin admin@domainanda.com
    DocumentRoot /var/www/html
    ServerName domainanda.com
    ServerAlias www.domainanda.com

    <Directory /var/www/html>
        AllowOverride All
    </Directory>

    ErrorLog ${APACHE_LOG_DIR}/error.log
    CustomLog ${APACHE_LOG_DIR}/access.log combined
</VirtualHost>

Aktifkan konfigurasi:

sudo a2ensite wordpress.conf
sudo a2enmod rewrite
sudo systemctl reload apache2

6. Selesaikan Instalasi Melalui Browser

  1. Buka browser dan akses server Anda menggunakan alamat IP atau nama domain (contoh: http://domainanda.com).

  2. Ikuti panduan instalasi WordPress di layar untuk:

    • Memilih bahasa.

    • Memasukkan nama database, username, dan password.

    • Menyelesaikan konfigurasi admin.

7. Menggandakan Website dari Pantheon ke Debian

a. Mengexport Website dari Pantheon
  1. Pasang plugin All in One WP Migration di WordPress Pantheon

  2. Aktifkan plugin tersebut dan gunakan untuk mengeksport website Anda.

b. Mengimpor Website ke WordPress Debian
  1. Masuk ke WordPress yang baru di Debian menggunakan domain Anda.

  2. Instal plugin All in One WP Migration di WordPress Debian.

  3. Gunakan plugin tersebut untuk mengimpor file yang telah diekspor dari Pantheon.

c. Menyelesaikan Konfigurasi
  1. Setelah proses impor selesai, Anda akan diminta untuk menyimpan Permalink dua kali. Klik tombol yang disarankan.

  2. Pada halaman Permalinks, di bagian Common Settings, pilih opsi "Post name" dan klik Save Changes dua kali.

Setelah langkah ini selesai, website Anda telah berhasil digandakan dari Pantheon ke Debian.


Penutup

Setelah langkah-langkah di atas selesai, WordPress Anda sudah siap digunakan. Anda bisa mulai menyesuaikan tema, plugin, dan konten sesuai kebutuhan.

Jika ada pertanyaan, silakan tinggalkan komentar di bawah. Selamat mencoba!




Comments

Popular posts from this blog

Panduan Instalasi Portainer di Ubuntu Server

Rangkuman Webinar Implementasi Kontrol ISO 27001 dari Inixindo

Panduan Instalasi nginx Portainer di Ubuntu Server