Panduan Instalasi nginx Portainer di Ubuntu Server
Panduan Lengkap Instalasi Nginx di Portainer di Ubuntu Server
https://radnet-digital.id/
Pendahuluan
Portainer adalah aplikasi antarmuka manajemen Docker yang memudahkan pengelolaan container. Dalam tutorial ini, kita akan belajar cara memasang Nginx di Portainer, sehingga kamu dapat mengelola Nginx melalui container Docker dengan lebih mudah.
Prasyarat
Pastikan kamu sudah memiliki:
- Portainer yang terpasang pada server.
- Akses ke terminal atau command line pada server.
Langkah-Langkah Memasang Nginx di Portainer
1. Membuka Portainer
- Akses Portainer melalui alamat IP atau domain server yang sudah disediakan, misalnya
http://your-server-ip:9000. - Login dengan kredensial Portainer.
2. Membuat Container Nginx
- Di Portainer, buka App Templates atau Containers.
- Pilih Add Container jika tidak ada template Nginx di App Templates.
- Isi nama container, misalnya
nginx-server. - Masukkan
nginx:latestpada bagian Image.
3. Konfigurasi Port Mapping
- Di bagian Port Mapping, atur agar Nginx bisa diakses dari luar. Misalnya, peta port
80(container) ke8080(host), sehingga bisa diakses melaluihttp://your-server-ip:8080.
4. Mengatur Volume (Optional)
- Untuk menyimpan konfigurasi Nginx secara persisten, tambahkan volume.
- Di bagian Volumes, masukkan direktori host untuk konfigurasi Nginx, misalnya
/path/to/nginx-configdi host menuju/etc/nginx/conf.ddi container.
5. Menjalankan Container
- Setelah semua konfigurasi selesai, klik Deploy the Container.
- Tunggu hingga Nginx berhasil dijalankan. Kamu bisa cek statusnya di Containers dan memastikan statusnya Running.
6. Menguji Nginx
- Buka browser dan akses
http://your-server-ip:8080. - Jika berhasil, kamu akan melihat halaman default Nginx.
Kesimpulan
Memasang Nginx di Portainer sangatlah mudah dan bermanfaat, terutama jika kamu sering bekerja dengan Docker. Dengan menggunakan Portainer, kamu dapat mengelola dan mengonfigurasi Nginx dengan cepat melalui antarmuka grafis tanpa harus masuk ke command line setiap saat. Langkah-langkah ini memungkinkan kamu untuk dengan mudah mengatur web server Nginx dalam container Docker, memberikan fleksibilitas dan efisiensi dalam pengelolaan server.


Comments
Post a Comment