Docker Fundamental


DOCKER FUNDAMENTAL

"Docker Fundamental oleh Adinusa.id"

Ditulis oleh : Fatih Athaillah Nugroho




Didalam Kursus "Docker Fundamental" oleh Adinusa ini mendapatkan 13 modul, yaitu:

 Modul 1: Introduction of Container

Modul ini bertujuan untuk memperkenalkan peserta pada konsep dasar kontainer. Di sini, peserta akan mempelajari apa itu kontainer, mengapa kontainer menjadi sangat penting dalam pengembangan perangkat lunak modern, serta contoh teknologi yang sudah menerapkan kontainer. Selain itu, modul ini juga membahas perbandingan antara host, mesin virtual, dan kontainer, serta diskusi mengenai platform yang mendukung kontainerisasi. Di akhir modul, peserta akan mempersiapkan lingkungan lab untuk praktik lebih lanjut.

- Course Introduction: Di bagian ini, peserta akan dikenalkan pada tujuan dan struktur keseluruhan kursus, memberikan panduan tentang apa yang bisa diharapkan selama pembelajaran.

- What Are Container?: Modul ini menjelaskan secara mendetail tentang definisi kontainer, menjelaskan bagaimana kontainer bekerja dan fungsinya dalam lingkungan pengembangan perangkat lunak.

- Why Are Containers Important?: Di sini, kita akan menggali alasan di balik pentingnya kontainer dalam dunia teknologi saat ini, termasuk efisiensi dan skalabilitas yang ditawarkannya.

- Example of Containerized Technology: Peserta akan diperkenalkan dengan beberapa contoh teknologi yang memanfaatkan kontainer, memberi mereka wawasan praktis tentang penggunaannya.

- Host, Virtual Machine and Container: Modul ini membandingkan kontainer dengan mesin virtual dan host, menjelaskan perbedaan mendasar serta kelebihan masing-masing.

- Platform Discussion: Diskusi tentang berbagai platform yang mendukung kontainerisasi, memberikan perspektif tentang pilihan yang tersedia untuk pengembang.

- Lab 1.1 Preparation of Lab Environment: Di akhir modul, peserta akan mempersiapkan lingkungan lab untuk eksperimen praktis, memastikan mereka siap untuk penerapan yang lebih lanjut.

 

Modul 2: Introduction to Docker

Modul ini memberikan pemahaman mendalam tentang Docker sebagai platform kontainerisasi. Peserta akan dikenalkan pada berbagai produk yang ditawarkan Docker, siklus rilis, serta informasi mengenai harga dan langganan. Melalui latihan praktis, peserta akan belajar cara menginstal Docker di sistem mereka dan menjalankan kontainer dengan berbagai cara, memberikan dasar yang kuat untuk penggunaan Docker di masa depan.

- Docker Products: Di sini, peserta akan diperkenalkan pada berbagai produk yang ditawarkan oleh Docker, mencakup alat dan layanan yang dapat membantu dalam pengembangan aplikasi.

- Docker Release Cycle: Modul ini menjelaskan siklus rilis Docker, termasuk bagaimana pembaruan dan fitur baru diperkenalkan secara berkala.

- Pricing & Subscriptions: Menyediakan informasi penting mengenai harga dan berbagai jenis langganan yang ditawarkan oleh Docker, membantu peserta memahami opsi yang tersedia.

- Lab 2.1: Installing Docker: Dalam latihan ini, peserta akan melakukan instalasi Docker di sistem operasi mereka, langkah pertama untuk memulai dengan kontainer.

- Lab 2.2 - 2.4: Docker Run: Peserta akan belajar cara menjalankan kontainer menggunakan berbagai opsi, memberikan pengalaman langsung dalam penggunaan dasar Docker.

 

Modul 3: Managing Docker Container

Modul ini membahas cara mengelola kontainer Docker secara efektif. Peserta akan mempelajari siklus hidup kontainer, termasuk pembuatan, pengelolaan, dan penghapusan kontainer. Selain itu, modul ini juga akan menjelaskan tentang registri publik dan privat, volume Docker untuk penyimpanan data, serta jaringan dalam Docker. Latihan praktis akan membantu peserta memahami konsep-konsep ini melalui pengelolaan volume dan konfigurasi jaringan.

- Managing the Life Cycle of Containers - Part 1 & 2: Modul ini membahas cara efektif untuk mengelola siklus hidup kontainer, dari pembuatan hingga penghapusan.

- Public Registry & Private Registry: Di sini, peserta akan memahami perbedaan antara registri publik dan privat, serta bagaimana cara mengelolanya.

- Docker Volume: Peserta akan diperkenalkan pada konsep volume dalam Docker, yang penting untuk menyimpan data persisten.

- Docker Network: Memahami cara kerja jaringan dalam konteks Docker, serta bagaimana kontainer berkomunikasi satu sama lain.

- Lab 3.1 - 3.6: Latihan praktis yang mencakup mounting volume, pengaturan NFS, dan konfigurasi jaringan, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengelolaan kontainer.

 

Modul 4: Creating Custom Docker Container Image

Pada modul ini, peserta akan belajar tentang cara membuat gambar kontainer kustom. Modul ini mencakup pemahaman tentang gambar Docker, registri gambar, dan cara memanipulasi gambar kontainer. Peserta akan diajarkan untuk membangun gambar kustom menggunakan Dockerfile dan melakukan eksplorasi lebih dalam tentang struktur Dockerfile. Latihan praktis akan memberikan pengalaman langsung dalam membangun gambar dan memahami cara kerjanya.

- Docker Images: Modul ini menjelaskan secara rinci tentang gambar Docker, bagaimana mereka berfungsi, dan mengapa mereka penting.

- Docker Registry: Peserta akan mempelajari tentang registri gambar, tempat di mana gambar Docker disimpan dan dikelola.

- Manipulating Container Images: Mengajarkan peserta cara memanipulasi gambar kontainer untuk memenuhi kebutuhan spesifik mereka.

- Building Custom Container Images with Dockerfile: Peserta akan belajar cara membangun gambar kustom menggunakan Dockerfile, alat yang sangat berguna dalam pengembangan.

- Lab 4.1 - 4.3: Praktik eksplorasi Dockerfile dengan berbagai aplikasi, memungkinkan peserta untuk memahami struktur dan fungsinya.

 

Modul 5: Docker Compose

Modul ini fokus pada Docker Compose, alat yang digunakan untuk mengelola aplikasi multi-layanan. Peserta akan belajar bagaimana cara menggunakan Docker Compose untuk menjalankan aplikasi yang terdiri dari beberapa layanan dan membangun gambar dengan mudah. Melalui latihan praktis, peserta akan memahami cara menjalankan aplikasi dengan Docker Compose dan melakukan penskalaan layanan.

- Introducing Docker Compose: Di bagian ini, peserta akan diperkenalkan pada Docker Compose, alat yang memungkinkan pengelolaan aplikasi multi-layanan dengan lebih mudah.

- Running a Multi-Service App: Menjelaskan cara menjalankan aplikasi yang terdiri dari beberapa layanan, yang sangat umum dalam pengembangan modern.

- Lab 5.1: Using Docker Compose: Peserta akan berlatih menggunakan Docker Compose untuk mengelola aplikasi, memperkuat pemahaman mereka.

 

Modul 6: Docker Continuous Integration (CI)

Modul ini menjelaskan bagaimana Docker dapat digunakan dalam proses integrasi berkelanjutan (CI). Peserta akan mempelajari cara mengintegrasikan Docker ke dalam alur kerja CI mereka dan memahami fitur automated build di Docker Hub. Modul ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana Docker dapat mempercepat dan menyederhanakan proses pengembangan perangkat lunak.

- CI Using Docker: Di sini, peserta akan mempelajari bagaimana mengintegrasikan praktik pengembangan berkelanjutan dengan Docker.

- Docker Hub Automated Build: Memperkenalkan fitur otomatisasi build di Docker Hub, memungkinkan pengembang untuk mengotomatisasi proses build mereka.

 

Modul 7: Docker Swarm & Portainer

Di modul ini, peserta akan mempelajari tentang Docker Swarm, fitur orkestrasi kontainer yang memungkinkan pengelolaan kontainer secara terdistribusi. Selain itu, peserta juga akan diperkenalkan pada Portainer, alat manajemen berbasis web untuk Docker. Latihan praktis akan membantu peserta memahami cara membuat Swarm, menerapkan layanan, dan mengelola kontainer menggunakan Portainer.

- Docker Swarm: Peserta akan memahami konsep orkestrasi kontainer menggunakan Docker Swarm, yang memungkinkan manajemen kontainer secara terdistribusi.

- Portainer for Docker: Memperkenalkan Portainer sebagai alat manajemen berbasis web untuk Docker, yang menyederhanakan pengelolaan kontainer.

- Lab 7.1 - 7.6: Praktik yang mencakup berbagai aspek pengaturan Swarm dan Portainer, memberikan pengalaman praktis yang berharga.

 

Modul 8: Logging Driver

Di modul ini, peserta akan mempelajari tentang Docker Swarm, fitur orkestrasi kontainer yang memungkinkan pengelolaan kontainer secara terdistribusi. Selain itu, peserta juga akan diperkenalkan pada Portainer, alat manajemen berbasis web untuk Docker. Latihan praktis akan membantu peserta memahami cara membuat Swarm, menerapkan layanan, dan mengelola kontainer menggunakan Portainer.

- Logging Driver: Memahami cara kerja driver logging dalam Docker, penting untuk pelacakan dan pengelolaan log aplikasi.

- Lab 8.1: Configuring Logging Driver: Peserta akan berlatih mengonfigurasi driver logging untuk memenuhi kebutuhan spesifik.

 

Modul 9: Health Check

Di modul ini, peserta akan mempelajari tentang Docker Swarm, fitur orkestrasi kontainer yang memungkinkan pengelolaan kontainer secara terdistribusi. Selain itu, peserta juga akan diperkenalkan pada Portainer, alat manajemen berbasis web untuk Docker. Latihan praktis akan membantu peserta memahami cara membuat Swarm, menerapkan layanan, dan mengelola kontainer menggunakan Portainer.

- Health Check: Modul ini membahas pentingnya pemeriksaan kesehatan kontainer untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik.

- Lab 9.1: Health Check: Peserta akan menerapkan pemeriksaan kesehatan dalam kontainer mereka.

 

Modul 10: Security

Modul ini mengupas berbagai aspek keamanan yang terkait dengan penggunaan Docker. Peserta akan mempelajari tentang praktik terbaik untuk mengamankan kontainer, serta memahami CIS Docker Benchmark sebagai panduan keamanan. Selain itu, modul ini juga membahas Secure Computing Mode dan cara mengelola rahasia di dalam kontainer, memberikan wawasan yang berguna untuk menjaga keamanan aplikasi.

- Docker Security: Di sini, peserta akan mempelajari berbagai aspek keamanan yang terkait dengan penggunaan Docker.

- CIS Docker Benchmark: Memahami standar keamanan yang dapat digunakan untuk mengamankan lingkungan Docker.

- Secure Computing Mode: Menggali konsep mode komputasi aman dalam konteks Docker.

- Secret: Mengajarkan cara mengelola informasi rahasia di dalam kontainer.

 

Modul 11: Storage Driver

Modul ini menjelaskan tentang berbagai jenis driver penyimpanan dalam Docker dan bagaimana mereka berfungsi. Peserta akan belajar cara mengonfigurasi driver penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan aplikasi mereka. Latihan praktis akan memberikan pengalaman dalam penggunaan dan pengaturan driver penyimpanan yang tepat.

- Docker Storage Drivers: Memperkenalkan berbagai driver penyimpanan yang tersedia dalam Docker.

- Lab 11.1: Configuring Storage Driver: Peserta akan berlatih mengonfigurasi driver penyimpanan untuk memenuhi kebutuhan aplikasi mereka.

 

Modul 12: Logging and Error Handling

Modul ini membahas cara menangani log dan kesalahan dalam konteks Docker. Peserta akan belajar tentang pentingnya logging untuk pemeliharaan aplikasi dan cara melakukan pemeriksaan log untuk mendeteksi masalah. Latihan praktis akan membantu peserta memahami cara efektif dalam menangani log dan kesalahan.

- Logging and Error Handling: Memahami cara menangani log dan kesalahan dalam konteks Docker, penting untuk pemeliharaan aplikasi.

- Log Check: Latihan praktis untuk memeriksa log guna mendeteksi dan menyelesaikan masalah.

 

Modul 13: Lab Challenge

Modul ini menawarkan tantangan praktis yang menguji keterampilan peserta dalam berbagai area yang telah dipelajari. Peserta akan dihadapkan pada tantangan untuk menggunakan Haproxy dengan Docker dan menerapkan aplikasi Laravel menggunakan Docker. Tantangan ini dirancang untuk memberikan pengalaman nyata dalam mengelola aplikasi berbasis kontainer.

- Challenge 1: Haproxy With Docker: Tantangan ini menguji kemampuan peserta dalam menggunakan Haproxy dalam lingkungan Docker.

- Challenge 2: Deploy Laravel with Docker (Hard): Tantangan yang lebih kompleks untuk menerapkan aplikasi Laravel menggunakan Docker, memberikan pengalaman nyata dalam pengelolaan aplikasi.


Secara keseluruhan, kursus "Docker Fundamental" ini menyediakan panduan komprehensif untuk memahami dan memanfaatkan teknologi kontainer dengan efektif. Dari pengenalan dasar tentang kontainer dan Docker, hingga pengelolaan kontainer, pembuatan gambar kustom, serta penerapan praktik terbaik dalam keamanan dan integrasi berkelanjutan, kursus ini membekali peserta dengan keterampilan praktis yang dapat diterapkan langsung dalam proyek nyata. Dengan pengetahuan yang diperoleh, peserta tidak hanya siap untuk menjadi praktisi Docker yang kompeten, tetapi juga lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan dan peluang yang ada di dalam dunia pengembangan perangkat lunak dan infrastruktur teknologi yang terus berkembang.

Comments

Popular posts from this blog

Panduan Instalasi Portainer di Ubuntu Server

Rangkuman Webinar Solusi IoT dengan ESP - Teknologi Pintar untuk Kehidupan Sehari-hari

Automation With Ansible